China Siap Buka Lagi Bioskop Dengan Bertahap

Badan Film Nasional China pasalnya saat ini sedang bersiap untuk kembali lagi membuka bioskop dengan menyesuaikan perkembangan kasus virus Corona di tiap wilayahnya. Melansir dari CNN Indonesia, salah satu yang disiapkan oleh mereka adalah terkait dengan penetapan tanggal perilisan film yang bakal dikoordinasikan secara nasional. Sejumlah bioskop pun akan dibuka sedikit demi sedikit Sesuai dengan perkembangan virus Corona di masing-masing wilayah.

1. Bioskop-Bioskop di China Mulai Buka Lagi Bertahap

Film yang menjadi salah satu film yang berpotensi untuk dirilis ulang ketika bioskop di Cina kembali lagi dibuka adalah film Interstellar. Sebelumnya, seperti yang sudah diberitakan bahwa setidaknya ada dua ribu bioskop di Cina yang mulai tutup sejak Januari 2020 lalu ketika penularan virus Corona mulai mewabah di negara tersebut. Pada hari Senin yang lalu,  tepatnya pada tanggal 23 Maret 2020, Cina juga sempat membuka kurang lebih 500 buah bioskop karena virus Corona mulai terkendali. Akan tetapi pada hari sabtu pada tanggal 28 Maret 2020 bioskop Besok kembali lagi ditutup karena gelombang kedua pandemi virus Corona kembali lagi.

  • Maxi dilansir dari CNN Indonesia keputusan pemerintah untuk menutup kembali bioskop pada saat itu memang amat sangat mendadak. lebih-lebih, sehari sebelumnya sudah ada 250 bioskop di kawasan Shanghai yang sudah mendapatkan izin dari pemerintah kota untuk kembali lagi beroperasi.
  • Menurut data aplikasi penjualan tiket Maoyan  yang dikutip dari CNN Indonesia, memang bioskop yang kembali buka terletak di 5 provinsi yaitu di Shangdong, Xinjiang, Sichuan, dan juga 2 Provinsi lainnya yang terletak di perbatasan Hongkong yaitu Fujian dan Guangdong. Selama buka, bioskop-bioskop tersebut yang menayangkan film-film yang sudah tayang sebelumnya dan juga film-film lokal yang laris. salah satu film yang ditayangkan dalam bioskop-bioskop tersebut adalah Sheep Without a Sheepherd yang mana berhasil memimpin box office lokal pada hari senin tepatnya 23 Maret 2020.
  • Menurut data yang dilansir dari Indonesia juga disebutkan bahwa Worldmatters, pada hari Sabtu tepatnya 6 Juni 2020 sore menyebutkan ada 83.030 kasus positif virus Corona di China dan dari jumlah tersebut ada 78.329 kasus yang dinyatakan sembuh dan sebanyak 4.634 kasus yang dinyatakan meninggal. 

2. China Akui Adanya Penularan Lokal di Gelombang Kedua Virus Corona

Cina yang saat ini sedang menghadapi gelombang kedua pandemi virus Corona mengungkapkan bahwa ada kasus togel online baru penawaran lokal alias bukan kasus import untuk pertama kalinya selama dua pekan terakhir ini. Ini merupakan kasus pertama penularan yang bukan berasal dari luar negeri ataupun kasus impor karena sebelumnya pemerintah China mengatakan telah menghentikan sebagian besar penyebaran virus Corona di dalam negeri walaupun terkadang masih terjadi wabah lokal.

melangsir dari CNN Indonesia juga bahwa orang yang terinfeksi virus Corona  adalah seseorang yang berada di Pulau Hainan, pulau yang terletak di lepas pantai Selatan.

Komisi Kesehatan Nasional China pasalnya mengatakan bahwa pada hari Minggu 7 Juni 2020 sejauh ini terdapat 5 kasus impor dalam kurun waktu 24 jam. Maka,  dengan demikian bisa dikatakan bahwa jumlah total kasus virus Corona di China mencapai 83.036. Tak hanya itu bahkan kewaspadaan terhadap kasus impor karena mulai melonggarkan pembatasan penerbangan dan juga kedatangan orang-orang dari luar negeri.

Sampai saat ini jumlah kematian akibat virus Corona di Cina tercatat masih tinggi juga. Dan dalam Konferensi pers yang dilakukan pada hari minggu kemarin pemerintah Cina membantah bahwa pihaknya menutupi kasus infeksi virus Corona yang mewabah di negaranya.