Category: Berita

Terlalu Dini Memberi MPASI Bayi Perempuan Tewas Tersedak

Seorang bayi perempuan berusia 40 hari tewas tersedak karena sang ibu menyuapinya dengan pisang. Peristiwa ini terjadi di kawasan Jakarta Barat dan nyawa si Bayi tak tertolong walaupun telah mendapatkan bantuan medis di Puskesmas Kebon Jeruk. Bayi malang tersebut dinyatakan meninggal dunia pada Minggu, 8/12/2019. Ibu bayi berisial AH ini tampak begitu terpukul saat menerima awak media dengan didampingi sang Suami.

YS diperiksa polisi 

Menurut pengakuannya dia baru sekali itu memberi sang buah hati pisang, yaitu di Sabtu malam. Sebelumnya bayi AH kondisinya baik dan sehat. Ibu si Bayi, YS mengatakan tak menduga tindakannya menyuapi sang anak dengan pisang menggunakan ujung sendok teh akan mengakibatkan buah hati meregang nyawa. Keputusan YS memberi makan AH  pisang karena melihat saudara kembarnya baik-baik saja setelah mengonsumsi pisang.

Meski terpukul sang Ibu mengaku pasrah dan meyakini bahwa peristiwa tersebut adalah takdir sang anak. YS juga mengaku hanya menyuapkan sedikit pisang, tidak sampai satu buah utuh. Kelalaian sang Ibu membawanya ke kantor Polsek Kebun Jeruk untuk menjalani pemeriksaan. Di kantor polisi YS mengatakan dirinya harus menjawab pertanyaan oleh petugas terutama alasannya memberikan buah tersebut kepada buah hati.

Sembari menenangkan sang Istri, suami YS mengatakan bahwa di kantor polisi istrinya ditanya kronologi musibah tersebut. Dirinya pun meyakinkan bahwa hal ini adalah hal tak disengaja dan sang buah hati tewas bukan karena tindak penganiayaan. Bayi AH sendiri telah dimakamkan di TPU Gadok, Kedoya Utara, Kebun Jeruk.

Mengenal MPASI (makanan pendamping ASI) pada bayi

Agar tak mengalami musibah sebagaimana pada bayi AH, bayi memang dilarang mengonsumsi hidangan padat atau pun minuman selain ASI sebelum berusia enam bulan. Ada beberapa ciri yang menunjukkan buah hati Anda sudah siap mendapatkan hidangan pendamping, yaitu:

  1. Koordinasi tangan, mulut, dan matanya sudah cukup berkembang sehingga sudah bisa memegang makanan dan memasukkannya ke mulut.
  2. Si kecil sudah dapat duduk tegak tanpa bantuan dan sudah dapat mengangkat kepala dengan optimal.
  3. Anak terlihat tertarik melihat anggota keluarga yang lain makan.
  4. Anak sudah dapat mengeluarkan sendiri makanan dari mulutnya bila tidak suka.

Dalam memilih hidangan MPASI ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Jus buah mempunyai kandungan vitamin dan nutrisi yang lebih minim bila dibandingkan buah potong atau yang dihaluskan. Porsi pemberian jus sebaiknya juga tak terlalu banyak untuk menghindari diare.

Dokter juga tak menyarankan memberikan susu sapi toto singapore atau madu untuk bayi di bawah satu tahun karena kandungan nutrisinya tak sesuai dengan kebutuhan anak. Madu dapat memicu botulisme walaupun jarang.

Jenis makanan yang dilarang untuk bayi adalah makanan berukuran kecil seperti permen, kacang-kacangan, atau popcorn karena dapat menyebabkan tersedak dan ini bisa fatal. Fast food dan makanan kaleng sebaiknya juga dihindari karena mengandung bahan pengawet yang tinggi. Anda disarankan untuk memasak sendiri dengan bahan-bahan yang fresh.

Untuk membiasakan anak dengan makanan MPASI berikan porsi kecil, misalnya beberapa sendok teh makanan, satu kali sehari. Jangan memberikan menu yang sama berulang kali agar bayi mengenal variasi rasa makanan. Hal ini sering membutuhkan kesabaran karena mungkin anak lebih tertarik untuk mengonsumsi ASI.

Jangan memaksa anak untuk makan bila memang dia belum tertarik dengan makanan lain selain ASI. Perhatikan pula perangkat makan, misalnya yang terbuat dari beling atau berpinggiran kasar agar tak melukai buah hati Anda.