Category: Foot Ball

Thibaut Courtois Amat Berharga Bagi Real Madrid

Sebagai salah satu klub besar di La Liga, Real Madrid tentu menjadi rumah bagi para pemain hebat yang berasal dari seluruh dunia. Salah satu nama yang kini menjadi sorotan media adalah Thibaut Courtois. Kiper asal Belgia tersebut bahkan baru saja menerima trofi Zamora!

Trofi tersebut diberikan kepada pemain dengan posisi kiper yang memiliki rasio kebobolan terbaik. Courtois berhasil mencatatkan angka 0,59. Faktanya, dia hanya kebobolan 20 gol di musim lalu dalam 34 pertandingan yang diikuti. Dengan demikian, rasio yang dimilikinya lebih baik dibanding Jan Oblak yang merupakan pemain tim Atletico Madrid.

Kegemilangan Thibaut Courtois di Real Madrid

Bagi Los Blancos, Courtois tentu menjadi salah satu pemain kesayangan mereka. Ini lantaran sang kiper jangkung ini telah berkontribusi besar pada tim untuk meraih gelar juara Liga Spanyol (setelah 3 musim sebelumnya gagal). Ini ditambah dengan trofi Zamora yang dia miliki sekarang, yang diperoleh ketika masih berada di Santiago Bernabeu.

Kiper yang mendapat julukan the Octopus ini bergabung dengan Madrid sejak 2018. Artinya, trofi yang dia dapatkan kemarin merupakan yang pertama  bersama La Casa Blanca. Kebahagiaan yang dia miliki semakin sempurna dengan kemenangan Real Madrid di kompetisi La Liga.

Dirinya berujar kepada media bahwa amat menyenangkan bagi seorang penjaga gawang jika mampu menang di banyak pertandingan. Peran kiper bisa krusial dalam laga apapun. Hanya dengan penyelamatan satu gol saja bisa berdampak besar pada menang tidaknya sebuah tim. Mantan kiper Atletico Madrid dan Chelsea ini bersyukur bisa tampil bagus untuk Los Merengues.

Kegemilangan Thibaut Courtois dan rekan-rekan satu tim juga terbukti di musim ini. Mereka berhasil mendapatkan kemenangan beruntun dan merangkak naik ke posisi 2 klasemen sementara. Poin mereka adalah 29 dan masih berada di bawah Atletico Madrid. Harapannya tentu satu, yaitu dapat membawa tim kembali memenangkan liga.

Thibaut Courtois dan Ambisinya

Selain ingin memenangkan kejuaraan bandar togel online bersama dengan Real Madrid, secara pribadi Courtois juga punya ambisi untuk memenangkan trofi Zamora lain. Tetap saja, fokusnya kali ini masih pada bagaimana bisa membawa titel juara ke Santiago Bernabeu. Dia berhasrat ingin terus membuat banyak clean sheet atau menang tanpa kebobolan, seperti yang sudah dia tunjukkan di beberapa pertandingan kemarin.

Penyesalan besar yang dia miliki adalah ketika melakukan blunder saat timnya melawan Deportivo Alaves. Parahnya, mereka kalah 1-2 pada pertandingan yang berlangsung di Esradio Alfredo bulan lalu. Courtois mengaku bahwa dirinya melakukan setidaknya 3 kesalahan pada beberapa pertandingan lalu.

Dibalik kegemilangan yang dia miliki, sang kiper tentu pernah mengalami performa buruk dan melakukan banyak blunder. Semua itu justru membuatnya cepat belajar dan mampu tampil dengan lebih baik sampai sekarang. Dia bahkan pernah mendapatkan julukan sebagai kiper dengan blunder terbanyak sejak Juni 2020 lalu.

Fakta tersebut tentu mencoreng nama besarnya dan akan menurunkan mental sang pemain. Namun, semua itu berlaku sebaliknya. Dia justru mampu membuktikan bahwa dirinya pantas dipilih sebagai benteng pertahanan terakhir tim Real Madrid. Ini terbukti dari catatan clean sheet yang dia punya di musim lalu, yaitu sebanyak 18 buah. Selain dari motivasi pribadi, Thibaut Courtois mendapat banyak dukungan dari rekan-rekan dan tentunya sang pelatih. Zinedine Zidane memang selalu dituntut untuk bisa memulihkan kembali performa atau mental para anak asuhnya yang sedang tidak baik. Sungguh sebuah tim yang luar biasa!

Percaya Diri Evan Dimas Bangkit Karena Sang Pelatih

Gelandang Timnas Indonesia U23, Evan Dimas Darmono, memberikan sebuah pengakuan kepada publik. Ia mengaku bahwa kepercayaan diri yang dimilikinya kembali lagi berkat campur tangan seseorang. Seseorang yang dimaksud adalah sang pelatih sendiri, Indra Sjafri. Kepercayaan dirinya yang bangkit lagi di ajang SEA Games 2019 ini dibangkitkan oleh sang pelatih yang kemudian bisa mengantarkan dirinya menyumbang gol untuk Tim Garuda Muda. Sehingga, Timnas Indonesia U23 melenggang ke partai final melawan Vietnam.

Evan Dimas Percaya Diri Lagi Berkat Indra Sjafri

Evan Dimas sendiri pasalnya memborong 2 gol ketika Indonesia mengalahkan Timnas Myanmar di semifinal tepatnya Sabtu (7/12). Ia mengaku bahwa kepercayaan dirinya sempat anjlik di tengah-tengah laga. “Coach sempat bilang terima kasih, dan saya ucapkan juga terima kasih karena membantu saya mengembalikan kepercayaan diri saya,” ungkap Evan Dimas dilansir dari CNN Indonesia.

Evan sendiri bersyukur dapat berkontribusi menyumbangkan gol untuk Indonesia. Sehingga Indonesia dapat melaju ke final cabor (cabang olahraga) SEA Games 2019.

“Alhamdulillah tadi bisa kasih kontribusi untuk tim dan Alhamdulillahnya bisa melaju ke final,” ungkapnya lagi.

Namun demikian, perjuangan Indonesia pasalnya belum berakhir juga. Skuat Garuda Muda ini akan kembali lagi bertemu dengan Vietnam. Seperti yang diketahui sebelumnya bahwa Vietnam adalah tim ffavorit juara yang berhasil mengalahkan Indonesia di babak penyisihan Grup B.

Vietnam sendiri memang memastikan satu tempat di final setelah mereka berhasil mengalahkan Kamboja dengan skor 4-0. Kemudian Vietnam akan kembali lagi bersua dengan Timnas Indonesia U23 di laga final pada hari Selasa, 10 Desember 2019, tepatnya di Stadion Rizal Memorial Manila.

Kali terakhir Indonesia lolos ke final SEA Games ini sudah cukup lama, yaitu pada SEA Games 2013. Saat itu Indonesia harus mau mengubur impiannya menjadi juara karena mereka dikalahkan oleh juara bertahan, Thailand dengan skor 0-1. Sedangkan emas terakhir sepak bola putra sendiri diraih oleh Indonesia di tahun 1991.

Nama Evan Dimas digamakan Usai Timnas Kalahkan Myanmar 4-2

Evan Dimas memang sudah menjadi bintang sejak lama. Namun ia mengaku bahwa kepercayaan dirinya sempat turun. Dengan asuhan yang tepat dan baik dari Indra Sjafri, ia mengaku kembali lagi menemukan dirinya yang lebih percaya diri. Gelandang Timnas Indonesia U23 itu sempat jadi trending topic kedua teratas di Twitter usai Garuda Muda mengalahkan Myanmar di ajang semifinal SEA Games 2019 dnegan skor 4-2 tepatnya di Stadion Rizal Memorial Filipina, Sabtu (7/12).

Dalam pertandingan itu, Evan Dimas berhasill mencuri perhatian dengan mencetak gol pertama untuk bisa mengantarkan Indonesia ke babak final SEA Games 2019 di menit ke-53. Evan Dimas juga berhasil memanfaatkan passing segituga dari Asnawi Mangkualam Bahar dan juga Egy Maulana Vikri pada sisi kanan lapangan dan akhirnya bisa mencetak gol dari jarak dekat.

Tidak puas dengan satu gol, ia akhirnya menutup kemenangan Indonesia sore hari itu dengan mencetakl gol keduanya pada menit ke-113. Gol itu akhirnya mmebawa Indonesia dengan keunggulan 4-2 atas Myanmar.

Kemudian banyak netizen dan juga supporter Timnas yang bercuit di Twitter memuji aksi dari Evan Dimas cs. “EVAN DIMAS GILA SIH KECE,” ungkap @machiaattoo.

Pengguna akun @snowhite_7 juga mengatakan “Keringatmu mas, Evan Dimas.”

“Evan Dimas bermain cerdas, walau Asnawi tidak mencetak gol bandar togel sgp tapi harus diakui dia bermain Spartan dan ngotot,” tukas @GreatDanton7.